INGRRISAN
Dibangun
oleh Inggris pada 1736 – 1757 pada masa pemerintahan Pangeran Danuwiryo. Memiliki
luas + 1 hektar. Dulu
merupakan markas yang bernama Singodilaga yang kemudian berganti nama menjadi
LOJI (Inggris = LODGE, artinya penginapan) yang disekitarnya dibangun
lorong – lorong terhubung dengan Kalilo (selatan) dan Boom (timur). Namun
menurut narasumber, lorong – lorong tersebut hanya merupakan bangker dengan
ukuran + 1.5 m x 1 m dan tinggi 2 m. Pada
tahun 1763 digunakan sebagai penginapan untuk saudagar Inggris yang datang ke
Bumi Blambangan. Pada
tahun 1767 muncul negara Belanda yang datang ke Tirtogondo (Sekarang
Banyuwangi). Pada
tahun 1811 Raffles memerintahkan Robert untuk datang ke Blambangan untuk
menjadikan Tirtogondo sebagai Kadipaten. Kini,
daerah ini sering disebut Kampung Inggris atau Inggrisan karena pernah didiami
oleh Warga Negara Inggris. Dan sekarang ditinggali oleh orang – orang yang
aktif di KODIM + sebanyak 22 Kepala Keluarga. Kampung
Inggris ini merupakan aset TNI-AD, bukan aset Pemda.
TEGAL LOJI
Tegal
Loji merupakan lapangan yang berada di sebelah timur Loji yang dahulu digunakan
sebagai tempat bermain anak – anak bangsawan. Sekarang
sering disebut Taman Blambangan yang multifungsi.
SDN KEPATIHAN
Dulu merupakan HIS yang menjadi tempat sekolah untuk anak – anak bangsawan.
PASAR BANYUWANGI
Dulunya
merupakan kuburan orang – orang Inggris.
GEDUNG JUANG
Dulunya
tempat bermain Billyard.
PERUMAHAN DANDIM
Dulunya merupakan tempat tinggal pejabat Belanda bertingkat perwiraHOTEL BLAMBANGAN
Dulunya bernama Kampung Ulandan, merupakan tempat tinggal orang – orang Belanda yang berpangkat rendah.BENTENG ULTRECH
Dulunya merupakan Klinik Belanda.MALL BOROBUDUR
Terletak di sebelah barat Pasar Banyuwangi.Dulunya merupakan Tangsi atau penjara jaman BelandaSemua ini terletak di sekitar Taman Belambangan Banyuwangi...
SAYA HARAP PEMERINTAH BANYUWANGI MAMPU MENGEKSPOS KE MASYARAKAT, BAIK LUAR MAUPUN DALAM KOTA.!!!